Kamis, 27 November 2014

ACARA BHAKTI SOSIAL SUNATAN MASSAL & DONOR DARAH DALAM RANGKA HUT POLAIRUD (DITPOLAIR POLDA JAMBI) KE-64



ACARA BHAKTI SOSIAL SUNATAN MASSAL & DONOR DARAH DALAM RANGKA HUT POLAIRUD (DITPOLAIR POLDA JAMBI) KE-64

Oleh  (AKBP DADANG DJOKO KARYANTO, SH,SIP,MH) Bakti sosial atau lebih dikenal sebagai baksos merupakan salah satu kegiatan wujud dari rasa kemanusiaan antara sesama manusia. Bakti Sosial merupakan suatu kegiatan  dimana dengan adanya kegiatan ini kita dapat merapatkan kekerabatan kita. Bakti sosial diadakan dengan tujuan – tujuan tertentu.Bakti sosial antar warga yang dilakukan oleh personil Ditpolair Polda Jambi adalah untuk mewujudkan rasa cinta kasih , rasa saling menolong,rasa saling peduli personil Ditpolair Polda Jambi kepada masyarakat luas yang sedang membutuhkan uluran tangan mereka;
Mendasari Surat perintah Dirpolair Polda Jambi Nomor Sprin/423/XI/2014?Ditpolair, tanggal 05 November 2014 tentang pelaksanaan rangkaian kegiatan HUT Kepolisian Perairan dan Kepolisian  Udara ke-64 tahun 2014 tanggal 01 Desember 2014 di Mako Ditpolair Polda Jambi;
AKBP DADANG DJOKO KARYANTO, SH, SIP, MH  memiliki semboyan “LEBIH BAIK BERBUAT  SEPENUH HATI SEKALIPUN KECIL NILAINYA, DAN DIPASTIKAN LANGKAH KECIL TERSEBUT BAGIAN DARI PIJAKAN KE LANGKAH YANG LEBIH BESAR, SESUATU YANG BERWUJUD / BERNILAI BESAR PASTILAH DIAWALI DENGAN LANGKAH YANG SEDERHANA”.  ORANG DISEBUT BESAR PASTILAH ADA ORANG KECIL, SESEORANG DIKATAKAN  ATAU DISEBUT KOMANDAN/ PEMIMPIN PASTILAH ADA YANG DIPIMPIN YAITU PRAJURIT ATAU RAKYATNYA”.
“SEBELUM KITA LENYAP DARI MUKA BUMI, SEBELUM KITA SIRNA DARI DUNIA UPAYAKAN UNTUK MENINGGALKAN KENANGAN YANG BERMANFAAT/ BERGUNA BAGI KEMASLAHATAN DAN KEMANFAATAN ORANG BANYAK/ MASYARAKAT DAN LINGKUNGANNYA”.
Adapun rangkaian kegiatan yang sedang berjalan adalah acara Sunatan/Khitanan Massal dan Donor darah , yang diselenggarakan pada hari Rabu tanggal 26 November 2014 mulai pukul 07.30 wib sampai dengan selesai. Kemudian capaian hasil dari kegiatan tersebut, untuk Sunatan/ khitanan massal telah tercapai 65 (enam puluh lima ) peserta  pasien sunat, sedangkan donor darah telah tercapai 175 (seratus tujuh puluh lima) pendonor darah. Kegiatan sunatan massal dan donor darah  telah berhasil dilaksanakan dan sukses, selaku ketua panitia sunatan massal adalah AKBP DADANG DJOKO KARYANTO, SH, SIP, MH.
Tujuan Baksos
1.       Mengaplikasikan pengalaman kerja,  ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai sarana aktualisasi diri personil Ditpolair Polda Jambi untuk membantu sesama.
Sebagai sesama umat Tuhan YME seharusnya kita saling membantu dengan sesama.Jika kita punya waktu dan bahan sebagai objek yang bisa kita berikan maka sebaiknya kita berikan hal itu untuk membantu mereka yang membutuhkan.Disamping itu semua kita bisa menggali rasa peduli kita  dengan sesama.
2.       Memberi motivasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesadaran dalam meningkatkan wawasan terkait peran, visi, misi, dan tujuan Polisi Perairan dan udara Republik Indonesia ini ada dan di dirikan.
Dengan kita memberikan bakti sosial berupa ilmu atau pun wawasan yang penting bagi kehidupan sehari – hari (misalnya pengetahuan mengenai aids) maka itu bisa memberikan ilmu / suatu yang penting bagi mereka.Dan itu mengupgrade wawasan pengetahuan mereka.Dengan begitu mereka akan sadar akan pentingnya ilmu pengetahuan, keamanan dan kesehatan masyarakat, memahami penderitaan masyarakat kecil.
3.       Mempererat hubungan kekeluargaan antara personil Ditpolair Polda Jambi dengan masyarakat.
Dengan kita berinteraksi dengan masyarakat (misal nya dalam kegiatan bakti sosial ) maka kita bisa saling kenal dan lebih akrab dengan mereka.Sehingga bisa menumbuhkan rasa kekeluargaan dengan masyarakat.Kita secara tidak langsung sebanrnya membutuhkan rasa kekeluargaan dengan masyarakat karena kita hidup berdampingan dengan masyarakat luas dan kita pasti membutuhkan pertolongan mereka sewaktu – waktu dibutuhkan.
Bentuk Kegiatan Baksos
Bagi kita semua, pasti sudah tidak asing lagi mendengar kata “baksos” atau yang merupakan kependekan dari “bakti sosial”. Bakti sosial merupakan suatu bentuk kepedulian kepada pihak sosial atau dalam hal ini adalah masyarakat terutama golongan yang berhak untuk menerimanya. Kegiatan bakti sosial bisa dalam bentuk pemberian bantuan seperti sembilan bahan pokok, donor darah dan pengobatan gratis dan sebagai personil Ditpolair Polda Jambi tentu kita semua tahu tentang tri brata dan catur prasetya pedoman berperilaku  personil Ditpolair Polda Jambi yang salah satunya merupakan pengabdian masyarakat. Bagi personil Ditpolair Polda Jambi, ada beberapa kegiatan yang merupakan bukti bakti sosial kepada masyarakat yang diantaranya adalah
a. Kegiatan bersih-bersih lingkungan masyarakat disekitar mako Ditpolair Polda Jambi;
b. Kegiatan pembersihan masjid-masjid dan tempat ibadah lainnya, dimana personil Polair sering melaksanakan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinannya;
c. Kegiatan kunjungan dan pemberian bingkisan kepada warga panti asuhan dan anak terlantar yang ada di provinsi Jambi;
d. Kegiatan donor darah dengan target 500 pendonor ;
Kegiatan sunatan/ khitanan massal dengan pelayanan terhadap 65 pasien sunat;
e. Menggerakkan dan melatih komunitas Pramuka Pra Siaga dan Siaga untuk ikut serta memeriahkan berbagai kegiatan HUT Polairud ke-64;
Manfaat Baksos
1. Untuk Masyarakat
a. Sebagai subyek, masyarakat diharapkan memiliki kemampuan mengupayakan peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan dilingkungan wilayah binaan babinkamtibmas dengan program unggulannya sambaing desa.
b. Sebagai obyek, masyarakat akan mendapatkan pelayanan melalui berbagai rangkaian kegiatan yang menunjang peningkatan kualitas kesehatan,kebersihan dan  pendidikan.
2. Untuk Personil Ditpolair Polda Jambi
c. Sebagai subyek, personil Ditpolair Polda Jambi mampu mengaplikasikan pengalaman, ilmu dan pengetahuan yang didapat untuk kepentingan masyarakat secara langsung.
d. Sebagai obyek, bakti sosial adalah sarana pendidikan dan pelatihan non formal bagi personil Ditpolair Polda Jambi dengan terjun langsung ke masyarakat
Pelaku Baksos
Mereka-mereka yang merasa peduli dan mampu untuk melakukan bakti sosial adalah subjek yang menjadi pelaku baksos.Karena tidak semua orang mau untuk melakukan bakti sosial dengan berbagai alasan maka kita seharusnya bisa menumbuhkan rasa mau melakukan bakti sosial personil Ditpolair Polda Jambi kepada masyarakat.Untuk menumbuhkan rasa itu kepada personil Ditpolair Polda Jambi tidak lah mudah , dibutuhkan suatu kemauan dasar dari diri mahaiswa itu sendiri disamping adanya factor pendukung dari lingkungan untuk mengajaknya bergabung dalam kegiatan bakti sosial tersebut.
Pendapat Masyarakat terhadap Baksos yang dilakukan Personil Ditpolair Polda Jambi
Sebagian masyarakat berpendapat bahwa bakti sosial yang dilakukan oleh personil Ditpolair Polda Jambi sangatlah bermanfaat bagi mereka untuk menjalani kehidupan sehari – hari.Contohnya:baksos mengenai penulusuran tentang Aids .Dengan pengetahuan mengenai Aids maka masyarakat dapat mengantisipasi hal – hal yang menyebabkan penyakit mematikan tersebut, dan berbagai kegiatan social lainnya.
Demikian kegiatan bhakti social yang  telah dilaksanakan yang mana merupakan rangkaian dalam acara HUT Polairud  ke-64, sehingga kepolisian perairan  makin jaya, dan merasuk dalam sanubari mayarakat Indonesia. Jayalah Polairud ku dan “ARNAVAT DARPHA MAHE= KARENA DILAUT KAMI BANGGA”.




Rabu, 05 November 2014

PARTISIPASI KEGIATAN doctorSHAREdi KUALA TUNGKAL KAB. TANJABBAR Oleh (AKBP DADANG DJOKO KARYANTO, SH,SIP,MH) selaku Panitia Kuala Tungkal, 1 s.d 05 November 2014


PARTISIPASI KEGIATAN doctorSHAREdi KUALA TUNGKAL KAB. TANJABBAR

Oleh  (AKBP DADANG DJOKO KARYANTO, SH,SIP,MH) selaku Panitia
Kuala Tungkal, 1 s.d 05 November 2014

Mendasari :
1.     Surat Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE) nomor : 748/K/ds/IX/2014 tanggal 11 September 2014 tentang pelayanan medis rumah sakit apung (RSA) dr Lie Dharmawan  melaksanakan kegiatan bhakti sosial di kota Kuala Tungkal Kab. Tanjabbar Prov. Jambi;
2.     Surat Perintah Dirpolair Polda Jambi nomor Sprin/1395/X/2014 tanggal 28 Oktober 2014 tentang susunan kepanitiaan dan pelibatan kegiatan bhakti sosial pelayanan medis rumah sakit apung (RSA) dr Lie Dharmawan.

Direktorat Polisi Perairan Polda Jambi memiliki peran tugas dan tanggung jawab mengamankan wilayah perairan Provinsi Jambi, dan seluruh aktivitas kegiatan yang diselenggarakan oleh masyarakat perairan, komunitas dan dunia maritim  serta  kelompok pecinta perairan. Melalui tupoksi andalannya yaitu Binmas perairan, Direktorat Polisi Perairan Polda Jambi  turut andil dan bergabung dengan kegiatan amal bhakti sosial doctorSHARE diwilayah perairan Provinsi Jambi, yang puncaknya diselenggarakan di Kuala Tungkal Kab. Tanjabbar Provinsi Jambi.

Visi dan Misi

VISI

Menyelamatkan nyawa dan meringankan penderitaan masyarakat yang terjebak dalam krisis sehingga mereka mampu bangkit dan kembali membangun kehidupannya.

MISI

Menyediakan perawatan medis dan akses pelayanan kesehatan untuk orang yang terjebak dalam krisis, seperti orang-orang yang tidak memiliki akses layanan kesehatan, orang-orang yang menghadapi diskriminasi atau kelalaian dari sistem kesehatan lokal, kelompok marginal dalam masyarakat, mereka yang terjebak dalam bencana alam, epidemi, dan kekurangan gizi.

NILAI

Integritas, saling berbagi, cinta kasih, saling mempercayai dan menghormati. Kekuatan tim berada pada rasa tanggung jawab yang tinggi, kemampuan beradaptasi, dan sifat inklusif.

PRINSIP

Layanan Non-Profit Berbasis Relawan
Kegiatan tidak dimaksudkan untuk mencari atau mengumpulkan keuntungan.

Prinsip Kemanusiaan
Bekerja didasarkan pada prinsip kemanusiaan dan etika medis. Yayasan Dokter Peduli (doctorShare) berkomitmen untuk membawa kualitas perawatan kesehatan untuk orang yang berada dalam krisis tanpa memandang ras, etnis, suku, agama, antar golongan, atau afiliasi politik

Berbagi
Percaya bahwa setiap individu mempunyai talenta, kecakapan dan kekuatan masing-masing yang bila dengan tujuan mulia disalurkan, dibagikan, dan dikolaborasikan akan banyak membantu masalah-masalah sosial terutama yang berkaitan dengan masalah kesehatan

Independen
Beroperasi secara mandiri dan bebas dari setiap kepentingan kelompok, golongan, politik, militer, bisnis, dan agama

Imparsial
Netral, tidak berpihak pada salah satu pihak yang terlibat dalam konflik, memberikan perawatan secara independen untuk meningkatkan akses bagi korban konflik seperti yang dipersyaratkan oleh hukum kemanusiaan internasional

Menjadi Saksi & Berani Bicara
Menjadi saksi atas kejadian kekerasan, kerusuhan, bencana alam dan konflik. Berbicara kepada publik dalam upaya untuk memunculkan krisis-krisis kesehatan yang terlupakan atau tidak disadari publik, menarik perhatian publik untuk kejadian kekerasan yang terjadi di luar jalur, dan mengkritisi kelemahan sistem bantuan, serta menantang pengalihan bantuan kemanusiaan yang dilakukan berdasarkan politik kepentingan.